Tampilkan postingan dengan label Elektronik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Elektronik. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 Agustus 2018

RMS, PMPO Apakah Perbedaannya ?

ACR Fabulous
Mungkin kita sering lihat pada Amplifier atau Speaker yang menunjukan spesifikasi mereka, terdapat beberapa macam tipe didalamnya, RMS, PMPO dan Watt. Mungkin terlihat sama tapi itu berbeda. beberapa aspek ini mempengaruhi dari kemampuan speaker dan amplifier itu sendiri.

Kata RMS dan PMPO sering kita jumpai pada amplifier built up dari beberapa vendor terkenal, sedangkan speaker menggunakan Watt sebagai gambaran kemampuannya.

Watt (P) merupakan hasil dari perkalian Voltase (V) dengan Arus (I), jika kita menjumpai speaker dengan misal spesifikasinya 1000watt akan berbeda perhitungannya dalam RMS ataupun PMPO.

RMS sendiri itu berasal dari singkatan kata Root Mean Square dalam speaker atau amplifier berarti daya efektif yang dapat digunakan secara berkelanjutan dan merupakan daya output sesungguhnya, sedangkan PMPO merupakan singkatan dari Peak Music Power Output yang berarti daya puncak musik sesaat.

RMS bisa dibilang daya asli, sehingga jika ada amplifier yang bertuliskan 100watt RMS. amplifier hanya memiliki output daya sesungguh nya 95watt. akan tetapi berbeda dengan PMPO. Jika kita menghitung 100watt RMS dikonversikan ke PMPO hasilnya akan sesuai dengan berapa frekuensi yang kita hitung dan berapa lama frekuensi itu dikeluarkan. 1000watt PMPO tidak berarti bisa mengeluarkan 1000watt secara berkelanjutan, hanya daya puncaknya yang mencapai 1000watt dan itu tidak bisa secara berkelanjutan. apabila dipaksa, amplifier akan rusak.

Misalkan kita membeli sebuah power amplifier rakitan di toko yang bertuliskan 400watt, Apakah benar power itu bisa mengeluarkan daya sampai 400watt. Tentu Tidak. Perhitungan dari kekuatan amplifier tergantung pada berapa voltase yang digunakan oleh amplifier tersebut, berapa besar arus maximal yang dikeluarkan Trafo dan Berapa jumlah transistor final yang digunakan.

Dalam sebuah kasus, saya membeli sebuah kit amplifier 250watt, tetapi hanya menggunakan 1 pasang transistor 2955 dan 3055. dan saya menggunakan trafo yang mengeluarkan voltase 32v dan arus 10a. apa mungkin bisa ? tentu tidak, walaupun dalam perhitungan watt trafo mampu mengeluarkan data sebesar kurang lebih 320watt namun transistor yang digunakan tidak sanggup menangani daya tersebut dan apa yang terjadi ? Transistor akan mati akibat dari overload.

Jadi apabila kita ingin menentukan berapa besar watt/rms/pmpo suatu amplifier harus melihat dari banyak aspek. berapa Transistor final yang digunakan, kit model apa yang digunakan, arus dan voltase dari trafo yang dikeluarkan, karena semua dihitung apabila kita ingin membuat suatu rakitan yang pas.

Terima kasih telah membaca artikel ini.
Semoga Bermanfaat
Read more

Senin, 14 Desember 2015

Pengertian Resistor

Resistor ?
Merupakan komponen elektronik yang memiliki 2 pin dan di gunakan untuk menjadi resistensi (penahan) dan pembatas arus pada suatu rangkaian elektronik.
Sebagai mana nama nya, Resistor berfungsi menjadi membatasi dan menahan arus pada rangkaian elektronik. Resistor terbuat dari isolator yang dihitung/digunakan sesuai dengan kebutuhan. penghitungan tentang berapa ukuran resistor tergantung dengan rumus Ohm



Simbol-Simbol Resistor
Dalam suatu gambaran Rangkaian Elektronik, Resistor digambarkan dengan huruf "R", Resistor Variable dengan Huruf "VR".

Kapasitas Resistor
Kapasitar resistor adalah besar arus yang bisa di lewatkan oleh resistor, Hal itu dapat dilihat melalui ukuran fisik resistor dan besar kecil nya kapasitar daya (watt) pada resistor. Menentukan hal ini sangat menentukan untuk rangkaian elektronik yang kita gunakan .. karena memilih kapasitar resistor sesuai dengan penggunakan nya akan menghindari rusak atau tidak nya suatu rangkaian.

sumber :
- https://id.wikipedia.org/wiki/Resistor
- http://zonaelektro.net/resistor-karakteristik-nilai-dan-fungsinya/

Read more

Senin, 23 November 2015

Pengertian Dioda Zener

Apa itu Dioda Zener ?


Kali ini saya akan membahas tentang apa itu Dioda Zener , fungsi nya dan bagaimana cara kerja nya.
Pengertian Dioda Zener adalah dioda yang memiliki karakteristik alur listrik yang berbeda dari Dioda biasa, Dioda Zener menyalurkan arus listrik yang mengalir ke arah yang berlawanan .
Jika tegangan yang diberikan melampaui batas "tegangan tembus" (Breakdown voltage) atau "Tegangan Zener". Ini sangat berlainan dengan dioda biasa yang mengalirkan arus listrik secara satu arah.

Dioda yang biasa tidak akan mengalirkan listrik jika di rangkai secara terbalik dan jika di catu-balik (reversed-biased) di bawah tegangannya dioda akan rusak. Jika dibawah tegangan operasional (menurut tipe dioda nya), dioda akan panas dan jika terlalu lama , dioda akan menjadi rusak atau terbakar (gosong). Namun proses ini akan terjadi apabila Reversibel (dipasang secara ternalik) dilakukan diluar batas kemampuan.

Tetapi jika dipasang secara Percatuan Maju (pemasangan menurut gambar anak panah), dioda ini akan memberikan tegangan jatuh sekitar 0.6 volt yang biasa untuk dioda silikon. Tegangan Jatuh ini tergantung dengan dioda yang digunakan.

Sebuah Dioda Zener memiliki sifat yang hampir sama dengan dioda biasa ,kecuali bahwa alat ini sengaja dibuat dengan tegangan tembus yang jauh dikurangi, disebut tegangan Zener.

Bentuk dari Dioda Zener


Simbol dari Dioda Zener


Sumber :




Read more

Senin, 16 September 2013

Daftar Kumpulan Simbol Komponen Listrik dan Elektronika


Belajar elektronika haruslah mengetahui, memahami dan hafal dengan simbol-simbol komponen yang digunakan dalam sebuah rangkaian elektronika. Memperbaiki televisi, radio, tape, VCD/DVD dan peralatan elektronika akan kesulitan jika tidak tahu simbol-simbol komponen yang digunakan dalam papan rangkaian elektronika.
Untuk anda yang sedang belajar elektronika atau ingin mempelajarinya, berikut ini adalah kumpulan daftar simbol elektronika dan dan simbol komponen listrik.


SIMBOL NAMA KOMPONEN KETERANGAN
Simbol Sambungan
Simbol Kabel Kabel/ Wire Listrik Kabel penghubung (konduktor)
Simbol Kabel Terhubung Koneksi kabel Terhubung
Simbol Kabel Tak terhubung Kabel tidak koneksi Terputus (tidak terhubung)
Simbol Saklar (Switch) dan Simbol Relay
Simbol Saklar Toggle Switch SPST Terputus dalam kondisi open
Simbol Saklar Toggle Switch SPDT Memilih dua terminal koneksi
Simbol Saklar Saklar Push-Button (NO) Terhubung ketika ditekan
Simbol Saklar Saklar Push-Button (NC) Terputus ketika ditekan
Simbol Saklar DIP Switch Multiswitch(Saklar banyak)
Simbol Saklar Relay SPST Koneksi (Open dan Close) digerakan oleh elektromagnetik.
Simbol Saklar Relay SPDT
Simbol Saklar Jumper Koneksi dengan pemasangan jumper
Simbol Saklar Solder Bridge Koneksi dengan cara disolder
Simbol Ground
Simbol Ground Earth Ground Referensi 0 sebuah sumber listrik
Simbol Ground Chassis Ground Ground yang dihubungkan pada body sebuah rangkaian listrik
Simbol Ground Common/ Digital Ground
Simbol Resistor
Simbol Resistor Resistor Resistor berfungsi untuk menahan arus yang mengalir dalam rangkaian listrik
Simbol Resistor Resistor
Simbol Potensio Potensio Meter Menahan arus dalam rangkaian listrik tetapi nilai resistansi dari 3 titik terminal dapat diatur
Simbol Potensio Potensio Meter
Simbol Variable Resistor Variable Resistor Menahan arus dalam rangkaian listrik tetapi nilai resistansi dari 2 titik terminal dapat diatur
Simbol Variable Resistor Variable Resistor
Simbol Condensator (Kapasitor)
Simbol Condensator Condensator Bipolar Berfungsi untuk menyimpan arus listrik sementara waktu
Simbol Condensator Condensator Nonpolar
Simbol Condensator Condensator Bipolar Electrolytic Condensator (ELCO)
Simbol Condensator Kapasitor berpolar Electrolytic Condensator (ELCO)
Simbol Condensator Kapasitor Variable Condensator yang nilai kapasitansinya dapat diatur
Simbol Kumparan (Induktor)
Simbol Lilitan Induktor, lilitan, kumparan, spul, coil Dapat menghasilkan medan magnet ketika dialiri arus listrik
Simbol Lilitan Induktor dengan inti besi Kumparan dengan inti besi seperi pada trafo
Simbol Lilitan Variable Induktor Lilitan yang nilai induktansinya dapat diatur
Simbol Power Supply
Simbol Power Supply Sumber tegangan DC Menghasilkan tegangan searah tetap (konstan)
Simbol Power Supply Sumber Arus Menghasilkan sumber arus tetap
Simbol Power Supply Sumber tegangan AC Sumber teganga bolak-balik seperti dari PLN (Perusahaan Listrik Negara)
Simbol Power Supply Generator Penghasil tegangan listrik bolah-balik seperti pembangkit listrik di PLN (Perusahaan Listrik Negara)
Simbol Battery Battery Menghasilkan tegangan searah tetap
Simbol Battery Battery lebih dari satu Cell Menghasilkan tegagan searah tetap
Simbol Regulator Sumber tegangan yang dapat diatur Sumber tegangan yang berasal dari rangkaian listrik lain
Simbol Regulator Sumber arus yang dapat diatur Sumber arus yang berasal dari rangkaian listrik lain
Simbol Meter (Alat Ukur)
Simbol Volt Meter Volt Meter Mengukur tegangan listrik dengan satuan Volt
Simbol Ampere Meter Ampere Meter Mengukur arus listrik dengan satuan Ampere
Simbol Ohm Meter Ohm Meter Mengukur resistansi dengan satuan Ohm
Simbol Watt Meter Watt Metter Mengukur daya listrik dengan satuan Watt
Simbol Lampu
Simbol Lampu Lampu Akan menghasilkan cahaya ketika dialiri arus listrik
Simbol Lampu Lampu
Simbol Lampu Lampu
Simbol Dioda
Simbol Dioda Dioda Berfungsi sebagai penyearah yang dapat mengalirkan arus listrik satu arah (forward bias)
Simbol Dioda Zener Dioda Zener Penyetabil Tegangan DC (Searah)
Simbol Dioda Schottky Dioda Schottky Dioda dengan drop tegangan rendah, biasanya terdapat dalam IC logika
Simbol Dioda Varactor Dioda Varactor Gabungan Dioda dan Kapasitor
Simbol Dioda Tunnel Dioda Tunnel Dioda Tunnel
Simbol LED LED (Light Emitting Diode) Akan menghasilkan cahaya ketika dialiri arus listrik DC satu arah
Simbol Photo Dioda Photo Dioda Menhasilkan arus listrik ketika mendapat cahaya
Simbol Transistor
Simbol Transistor NPN Transitor Bipolar NPN Arus listrik akan mengalir (EC) ketika basis (B) diberi positif
Simbol Transistor PNP Transistor Bipolar PNP Arus listrik akan mengalir (CE) ketika basis (B) diberi negatif
Simbol Transistor Darlington Transitor Darlington Gabungan dari dua transistor Bipolar untuk meningkatkan penguatan
Simbol Transistor JFET N Transistor JFET-N Field Effect Transistor kanal N
Simbol Transistor JFET P Transistor JFET-P Field Effect Transistor kanal P
Simbol Transistor NMOS Transistor NMOS Transistor MOSFET kanal N
Simbol Transistor PMOS Transistor PMOS Transistor MOSFET kanal P
Simbol Komponen Lain
Simbol Motor Listrik Motor Motor Listrik
Simbol Trafo Trafo, Transformer, Transformator Penurun dan penaik tegangan AC (Bolak Balik)
Simbol Bel Listrik Bel Listrik Berbunyi ketika dialiri arus listrik
Simbol Buzzer Buzzer Penghasil suara buzz saat dialiri arus listrik
Fuse, Sikring Pengaman. Akan putus ketika melebihi kapasitas arus
Simbol Sikring Fuse, Sikring
Simbol Bus Bus Terdiri dari banyak jalur data atau jalur address
Simbol Bus Bus
Simbol Bus Bus
Simbol Opto Coupler Opto Coupler Sebagi isolasi antar dua rangkaian yang berbeda. Dihubungkan oleh cahaya
Simbol Speaker Speaker Mengubah signal listrik menjadi suara
Simbol Mic Mic, Microphone Mengubah signal suara menjadi arus listrik
Simbol Op-Amp Op-Amp, Operational Amplifier Penguat signal input
Simbol Schmitt Trigger Schmitt Trigger Dapat mengurangi noise
Simbol ADC ADC, Analog to Digital Mengubah signal analog menjadi data digital
Simbol DAC DAC, Digital to Analog Mengubah data digital menjadi signal analog
Simbol Oscillator Crystal, Ocsilator Penghasil pulsa
Simbol Antenna
Simbol Antenna Antenna Pemancar dan penerima signa radio
Simbol Antenna Antenna
Simbol Antenna Dipole Antenna Gabungan dari simple Antenna
Simbol Gerbang Logika (Digital)
Simbol Gerbang NOT NOT Gate Output akan merupakan kebalikan input
Simbol Gerbang AND AND Gate Output akan 0 jika salah satu input 0
Simbol Gerbang NAND NAND Gate Output akan 1 jika salah satu input 0
Simbol Gerbang OR OR Gate Output akan 1 jika salah satu input 1
Simbol Gerbang NOR NOR Gate Output akan0 jika salah satu input 1
Simbol Gerbang EX-OR EX-OR Gate Output akan 0 jika input sama
SImbol D-Flip-Flop D-Flip-Flop Dapat berfungsi sebagai penyimpad data
Simbol Multiplexer Multiplexer 2 to 1 Menyeleksi salah satu data input yang akan dikirim ke output
Simbol Multiplexer Multiplexer 4 to 1
Simbol D-Multiplexer D-Multiplexer 1 to 4 Menyeleksi data input untuk dikirim ke salah satu output

Read more